TERAPI AN-NUR : SEHAT DAN SEMBUH TANPA OBAT

Selasa, 17 Juni 2008

Dermatitis Atopik

INSYA ALLA DENGAN HABBAT`S SEHAT PENYAKIT Dermatitis Atopik BISA DI CEGAH DAN DIOBATI. AMIN. HUB: 085227044550

Dermatitis Atopik adalah sautu peradangan menahun pada lapisan atas kulit yang menyebabkan rasa gatal; seringkali terjadi pada penderita rinitis alergika atau penderita asma dan pada orang-orang yang anggota keluarganya ada yang menderita rinitis alergika atau asma.

PENYEBAB

Penderita dermatitis atopik biasanya juga memiliki penyakit alergi lainnya.
Hubungan antara dermatitis dan penyakit alergi tersebut tidak jelas; beberapa penderita memiliki kecenderungan yang sifatnya diturunkan untuk menghasilkan antibodi secara berlebihan (misalnya immunoglobulin E) sebagai respon terhadap sejumlah rangsangan yang berbeda.

Berbagai keadaan yang bisa memperburuk dermatitis atopik:

  • Stres emosional
  • Perubahan suhu atau kelembaban udara
  • Infeksi kulit oleh bakteri
  • Kontak dengan bahan pakaian yang bersifat iritan (terutama wol).
    Pada beberapa anak-anak, alergi makanan bisa memicu terjadinya dermatitis atopik.

  • GEJALA

    Dermatitis atopik kadang muncul pada beberapa bulan pertama setelah bayi lahir.
    Pada wajah, kulit kepala, daerah yang tertutup popok, tangan, lengan, kaki atau tungkai bayi terbentuk ruam berkeropeng yang berwarna merah dan berair.
    Dermatitis seringkali menghilang pada usia 3-4 tahun, meskipun biasanya akan muncul kembali.

    Pada anak-anak dan dewasa, ruam seringkali muncul dan kambuh kembali hanya pada 1 atau beberapa daerah, terutama lengan atas, sikut bagian depan atau di belakang lutut.

    Warna, intensitas dan lokasi dari ruam bervariasi, tetapi selalu menimbulkan gatal-gatal.
    Rasa gatal seringkali menyebabkan penggarukan yang tak terkendali sehingga penyakitnya semakin buruk.
    Penggarukan dan penggosokan juga bisa merobek kulit dan menciptakan jalan masuk untuk bakteri sehingga terjadi infeksi.

    Dermatitis atopik
    Dermatitis atopik

    Dengan alasan yang belum pasti, penderita dermatitis atopik jangka panjang kadang mengalami katarak pada usia 20-30an tahun.
    Pada penderita dermatitis atopik, herpes simpleks yang biasanya hanya menyerang daerah yang kecil dan ringan, bisa menyebabkan penyakit serius berupa eksim dan demam tinggi (eksim herpetikum).

    DIAGNOSA

    Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejala, hasil pemeriksaan fisik dan riwayat penyakit rinitis alergika atau asma pada keluarga penderita.

    PENGOBATAN
    Krim atau salep corticosteroid bisa mengurangi ruam dan mengendalikan rasa gatal.
    Krim corticosteroid yang dioleskan pada daerah yang luas atau dipakai dalam jangka panjang bisa menyebakan masalah kesehatan yang serius, karena obat ini diserap ke dalam aliran darah.
    Jika krim atau salep sudah tidak efektif lagi, maka digantikan oleh jeli minyak selama 1 minggu atau lebih. Mengoleskan jeli minyak atau minyak sayur bisa membantu menjaga kehalusan dan kelembaban kulit.
    Jika digunakan kembali setelah pemakaiannya dihentikan sesaat, corticosteroid menjadi efetif kembali.

    Pada beberapa penderita, ruam semakin memburuk setelah mereka mandi, bahkan sabun dan air menyebabkan kulit menjadi kering dan penggosokan dengan handuk bisa menyebabkan iritasi.
    Karena itu dianjurkan untuk lebih jarang mandi, tidak terlau kuat mengusap-usap kulit dengan handuk dan mengoleskan minyak atau pelumas yang tidak berbau (misalnya krim pelembab kulit).

    Antihistamin (difenhidramin, hydroxizini) bisa mengendalikan rasa gatal, terutama dengan efek sedatifnya.
    Obat ini menyebabkan kantuk, jadi sebaiknya diminum menjelang tidur malam hari.

    Kuku jari tangan sebaiknya tetap pendek untuk mengurangi kerusakan kulit akibat garukan dan mengurangi kemungkinan terjadinya infeksi.
    Penderita sebaiknya belajar mengenali tanda-tanda dari infeksi kulit pada dermatitis atopik (yaitu kulit bertambah merah, pembengkakan, terdapat gurat-gurat merah dan demam).
    Jika terjadi infeksi, diberikan antibiotik.

    Tablet dan kapsul corticosteroid bisa menimbulkan efek samping yang serius, karena itu hanya digunakan sebagai pilihan terakhir pada kasus yang membandel.
    Obat ini bisa menyebabkan terhambatnya pertumbuhan, kelemahan tulang, penekanan kelenjar adrenal dan masalah lainnya, terutama pada anak-anak. Selain itu, efeknya yang menguntungkan hanya bertahan sebentar.

    Pada dewasa bisa dilakukan terapi dengan sinar ultraviolet ditambah psoralen dosis oral.
    Terapi ini jarang dilakukan pada anak-anak karena efeks samping jangka panjang yang berbahaya, yaitu kanker kulit dan katarak.

    Herpes Genitalis


    INSYA ALLAH DENGAN HABBAT`S X PLUS SEGALA KELUHAN SEKSUAL SEPERTI Herpes Genitalis BISA DIATASI. AMIN.
    HABBATUSSAUDA OBAT SEGALA MACAM PENYAKIT KECUALI KEMATIAN (HR. BUKHARI MUSLIM) MADU OBAT YANG MENYEMBUHKAN BAGI MANUSIA (QS: AN-NAHL: 69) PEMESANAN DAN KONSULTASI HUBUNGI BIN MUHSIN DI HAP: 085227044550 / 021-91913103 email / YM : binmuhsin_group@yahoo.co.id
    ===

    Herpes Genitalis adalah suatu penyakit menular seksual di daerah kelamin, kulit di sekeliling rektum atau daerah di sekitarnya yang disebabkan oleh virus herpes simpleks.

    PENYEBAB

    Penyebabnya adalah virus herpes simpleks.
    Ada 2 jenis virus herpes simpleks yaitu HSV-1 dan HSV-2.
    HSV-2 biasanya ditularkan melalui hubungan seksual, sedangkan HSV-1 biasanya menginfeksi mulut. Kedua jenis virus herpes simpleks tersebut bisa menginfeksi kelamin, kulit di sekeliling rektum atau tangan (terutama bantalan kuku) dan bisa ditularkan ke bagian tubuh lainnya (misalnya permukaan mata).
    Luka herpes biasanya tidak terinfeksi oleh bakteri, tetapi beberapa penderita juga memiliki organisme lainnya pada luka tersebut yang ditularkan secara seksual (misalnya sifilis atau cangkroid).

    GEJALA

    Gejala awalnya mulai timbul pada hari ke 4-7 setelah terinfeksi.
    Gejala awal biasanya berupa gatal, kesemutann dan sakit. Lalu akan muncul bercak kemerahan yang kecil, yang diikuti oleh sekumpulan lepuhan kecil yang terasa nyeri. Lepuhan ini pecah dan bergabung membentuk luka yang melingkar. Luka yang terbentuk biasanya menimbulkan nyeri dan membentuk keropeng.

    Penderita bisa mengalami kesulitan dalam berkemih dan ketika berjalan akan timbul nyeri.
    Luka akan membaik dalam waktu 10 hari tetapi bisa meninggalkan jaringan parut.

    Kelenjar getah bening selangkangan biasanya agak membesar.
    Gejala awal ini sifatnya lebih nyeri, lebih lama dan lebih meluas dibandingkan gejala berikutnya dan mungkin disertai dengan demam dan tidak enak badan.

    Pada pria, lepuhan dan luka bisa terbentuk di setiap bagian penis, termasuk kulit depan pada penis yang tidak disunat. Pada wanita, lepuhan dan luka bisa terbentuk di vulva dan leher rahim. Jika penderita melakukan hubungan seksual melalui anus, maka lepuhan dan luka bisa terbentuk di sekitar anus atau di dalam rektum.

    Pada penderita gangguan sistem kekebalan (misalnya penderita infeksi HIV), luka herpes bisa sangat berat, menyebar ke bagian tubuh lainnya, menetap selama beberapa minggu atau lebih dan resisten terhadap pengobatan dengan
    asiklovir.

    Gejala-gejalanya cenderung kambuh kembali di daerah yang sama atau di sekitarnya, karena virus menetap di saraf panggul terdekat dan kembali aktif untuk kembali menginfeksi kulit.
    HSV-2 mengalami pengaktivan kembali di dalam saraf panggul. HSV-1 mengalami pengaktivan kembali di dalam saraf wajah dan menyebabkan fever blister atau herpes labialis. Tetapi kedua virus bisa menimbulkan penyakit di kedua daerah tersebut.
    Infeksi awal oleh salah satu virus akan memberikan kekebalan parsial terhadap virus lainnya, sehingga gejala dari virus kedua tidak terlalu berat.

    DIAGNOSA

    Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejalanya.
    Untuk memperkuat diagnosa, diambil apusan dari luka dan dibiakkan di laboratorium.

    Pemeriksaan darah bisa menunjukkan adanya antibodi terhadap virus.

    PENGOBATAN
    Tidak ada pengobatan yang dapat menyembuhkan herpes genitalis, tetapi pengobatan bisa memperpendek lamanya serangan.
    Jumlah serangan bisa dikurangi dengan terus menerus mengkonsumsi obat anti-virus dosis rendah. Pengobatan akan efektif jika dimulai sedini mungkin, biasanya 2 hari setelah timbulnya gejala.
    Asikovir atau obat anti-virus lainnya bisa diberikan dalam bentuk sediaan oral atau krim untuk dioleskan langsung ke luka herpes.
    Obat ini mengurangi jumlah virus yang hidup di dalam luka sehingga mengurangi resiko penularan. Obat ini juga bisa meringankan gejala pada fase awal. Tetapi pengobatan dini pada serangan pertama tidak dapat mencegah kambuhnya penyakit ini.

    Hepatitis Virus Akut


    INSYA ALLAH DENGAN HABBATUSSAUDA PENYAKIT Hepatitis Virus Akut BISA DICEGAH DAN DIOBATI. AMIN.

    HABBATUSSAUDA OBAT SEGALA MACAM PENYAKIT KECUALI KEMATIAN (HR. BUKHARI MUSLIM) MADU OBAT YANG MENYEMBUHKAN BAGI MANUSIA (QS:AN-NAHL: 69) UNTUK PEMESANAN HUBUNGI BIN MUHSIN HP:085227044550 / 021-91913103 EMAIL /YM : binmuhsin_group@yahoo.co.id friendster: ujang_bmz@yahoo.co.id
    ===


    Hepatitis Virus Akut adalah peradangan hati karena infeksi oleh salah satu dari kelima virus hepatitis (virus A, B, C, D atau E); peradangan muncul secara tiba-tiba dan berlangsung hanya selama beberapa minggu.

    PENYEBAB

    Virus hepatitis A, B, C, D atau E.

    Virus Hepatitis B

    GEJALA

    Gejala biasanya muncul secara tiba-tiba, berupa:
    - penurunan nafsu makan
    - merasa tidak enak badan
    - mual
    - muntah
    - demam.
    Kadang terjadi nyeri sendi dan timbul biduran (gatal-gatal kulit), terutama jika penyebabnya adalah infeksi oleh virus hepatitis B.

    Beberapa hari kemudian, air kemih warnanya berubah menjadi lebih gelap dan timbul kuning (jaundice).
    Pada saat ini gejala lainnya menghilang dan penderita merasa lebih baik, meskipun sakit kuning semakin memburuk.

    Bisa timbul gejala dari kolestasis (terhentinya atau berkurangnya aliran empedu) yang berupa tinja yang berwarna pucat dan gatal di seluruh tubuh.
    Jaundice biasanya mencapai puncaknya pada minggu ke 1-2, kemudian menghilang pada minggu ke 2-4.

    DIAGNOSA

    Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan darah terhadap fungsi hati.
    Pada pemeriksaan fisik, hati teraba lunak dan kadang agak membesar.

    Diagnosis pasti diperoleh jika pada pemeriksaan darah ditemukan protein virus atau antibodi

    terhadap virus hepatitis.

    PENGOBATAN

    Jika terjadi hepatitis akut yang sangat berat, maka penderita dirawat di rumah sakitl; tetapi biasanya hepatitis A tidak memerlukan pengobatan khusus.

    Setelah beberapa hari, nafsu makan kembali muncul dan penderita tidak perlu menjalani tirah baring.
    Makanan dan kegiatan penderita tidak perlu dibatasi dan tidak diperlukan tambahan vitamin.

    Sebagian besar penderita bisa kembali bekerja setelah jaundice menghilang, meskipun hasil pemeriksaan fungsi hati belum sepenuhnya normal.


    PROGNOSIS

    Hepatitis virus akut bisa menyebabkan berbagai keadaan, bisa berupa sakit ringan yang menyerupai influenza atau kegagalan hati yang bisa berakibat fatal.
    Secara umum, hepatitis B lebih serius dibandingkan hepatitis A dan kadang berakibat fatal, terutama pada penderita usia lanjut.
    Perjalanan penyakit hepatitis C tidak dapat diduga; hepatitis C akut biasanya ringan, tetapi fungsi hati bisa membaik dan memburuk secara bergantian selama berbulan-bulan.

    Penderita hepatitis virus akut biasanya mengalami perbaikan setelah 4-8 minggu, meskipun tidak mendapatkan pengobatan.
    Hepatitis A jarang menjadi kronis. Pada 5-10% penderita, hepatitis B menjadi kronis dan sifatnya bisa ringan atau berat. Sekitar 75% kasus hepatitis C menjadi kronis.

    Hepatitis C biasanya ringan dan tanpa gejala, tetapi sekitar 20% penderita akhirnya mengalami sirosis.

    Penderita hepatitis virus akut bisa menjadi pembawa virus (karier). Pada keadaan ini, tidak ditemukan gejala tetapi penderita masih terinfeksi.
    Karier hanya terjadi pada virus hepatitis B dan C. Pembawa virus A menahun pada akhirnya bisa menderita kanker hati.

    PENCEGAHAN
    Kebersihan yang baik bisa membantu mencegah penyebaran virus hepatitis A. Tinja penderita sangat infeksius.
    Di sisi lain, penderita tidak perlu diasingkan; pengasingan penderita hanya sedikt membantu penyebaran hepatitis A, tetapi sama sekali tidak mencegah penyebaran hepatitis B maupun C.

    Kemungkinan terjadinya penularan infeksi melalui transfusi darah bisa dikurangi dengan menggunakan darah yang telah melalui penyaringan untuk hepatitis B dan C.

    Vaksinasi hepatitis B merangsang pembentukan kekebalan tubuh dan memberikan perlindungan yang efektif.
    Vaksinasi hepatitis A diberikan kepada orang-orang yang memiliki resiko tinggi, misalnya para pelancong yang mengunjungi daerah dimana penyakit ini banyak ditemukan.
    Untuk hepatitis C, D dan E belum ditemukan vaksin.

    Bagi yang belum mendapatkan vaksinasi tetapi telah terpapar oleh hepatitis, bisa mendapatkan sediaan antibodi untuk perlindungan, yaitu globulin serum. Pemberian antibodi bertujuan untuk memberikan perlindungan segera terhadap hepatitis virus.
    Kepada bayi yang lahir dari ibu yang menderita hepatitis B diberikan imun globulin hepatitis B dan vaksinasi hepatitis B. Kombinasi ini bisa mencegah terjadinya hepatitis B kronis pada sekitar 70% bayi.

    SEKS BIKIN KULIT MAKIN BERKILAU


    INSYA ALLAH DENGAN HABBAT`S X PLUS SEGALA KELUHAN SEKSUAL BISA DIATASI. AMIN.
    HABBATUSSAUDA OBAT SEGALA MACAM PENYAKIT KECUALI KEMATIAN (HR. BUKHARI MUSLIM) MADU OBAT YANG MENYEMBUHKAN BAGI MANUSIA (QS: AN-NAHL: 69) PEMESANAN DAN KONSULTASI HUBUNGI BIN MUHSIN DI HAP: 085227044550 / 021-91913103 email / YM : binmuhsin_group@yahoo.co.id

    ===

    Tahukah Anda bahwa dari kehalusan kulitnya, seseorang bisa diketahui tergolong aktif secara seksual atau tidak?

    Berbagai penelitian tentang manfaat kesehatan dan berhubungan intim memang pernah dillakukan. Percaya atau tidak, berikut ini beberapa temuan yang dihasilkan:

    1. Seks adalah perawatan kecantikan. Tes yang dilakukan para ilmuwan mendapati, saat wanita bercinta, tubuh mereka memproduksi hormon estrogen yang membuat rambut makin bersinar dan kulit semakin halus.
    2. Bercinta dengan santai dan nyaman mengurangi kemungkinan terkena dermatitis, parut, dan bercak di kulit. Keringat yang dihasilkan saat bercinta membersihkan pori-pori, sehingga membuat kulit berkilau.
    3. Bercinta akan membakar kalori yang terhimpun saat perjamuan sebelumnya.
    4. Seks merupakan olahraga yang aman dilakukan, Gerakan-gerakan saat berhubungan intim merentangkan dan membentuk seluruh otot di tubuh.
    5. Seks merupakan penyembuh ampuh untuk depresi ringan. Hormon endorfin yang terlepas dan mengalir ke aliran darah saat kegiatan seks berlangsung menimbulkan perasaan gembira dan sejahtera.
    6. Semakin sering berhubungan intim akan semakin meningkatkan daya tarik seks. Tubuh yang secara seksual tergolong aktif akan memancarkan senyawa yang bernama pheromones. Inilah parfum lembut pemicu gairah seks yang membuat lawan jenis berselera.
    7. Seks merupakan obat penenang paling aman di dunia. Katanya, sih, 10 kali lebih efektif dibanding valium.
    8. Ciuman tiap hari sehatkan gigi. Berciuman merangsang saliva mencuci gigi dan menurunkan tingkat keasaman penyebab gigi busuk, sehingga mencegah penimbunan plak.
    9. Seks menyembuhkan sakit kepala. Sesi percintaan akan mengendurkani tensi yang menghambat aliran darah di otak.
    10. Berhubungan intim bisa melonggarkan hidung yang tersumbat. Seks adalah antihistamin alami yang dapat meningankan asma dan flu.
    11. Seks juga bermanfaat bagi pria yang berisiko terkena kanker prostat. Menurut penelitian National Cancer Institute di AS, sebagaimana dikutip Alternative Medicine, semakin sering pria mengalami ejakulasi, semakin rendah pula kemungkinan mereka terkena kanker prostat.

    Periset meneliti 29.000 pria berusia 46 hingga 81 tahun. Dibanding mereka yang rata-rata hanya ejakulasi tujuh kali atau kurang dalam sebulan, pria yang rata-rata ejakulasi 21 kali memiliki kemungkinan 33 persen lebih kecil untuk terkena gangguan tersebut. Namun, tidak dijelaskan apakah ejakulasi itu diperoleh melalui hubungan seks atau onani. *

    sumber:

    http://64.203.71.11/kesehatan/news/0510/28/113158.htm

    Senin, 16 Juni 2008

    Tidak Semua Kista Ganggu Kesuburan Wanita



    INSYA ALLAH DENGAN HABBATUSSAUDA PENYAKIT KISTA RAHIM BISA DICEGAH DAN DIOBATAI. AMIN.

    HABBATUSSAUDA OBAT SEGALA MACAM PENYAKIT KECUALI KEMATIAN (HR. BUKHARI MUSLIM) MADU OBAT YANG MENYEMBUHKAN BAGI MANUSIA (QS:AN-NAHL: 69) UNTUK PEMESANAN HUBUNGI BIN MUHSIN HP:085227044550 / 021-91913103 EMAIL /YM : binmuhsin_group@yahoo.co.id friendster: ujang_bmz@yahoo.co.id

    ===

    Masalah kesuburan pada perempuan sering dikaitkan dengan kista. Bahkan, ada anggapan seseorang yang terkena kista di ovarium (indung telur) akan sulit hamil.

    Pendapat itu ternyata tidak sepenuhnya benar karena pada umumnya kista bersifat jinak, berukuran kecil, dan tidak berpengaruh terhadap kesuburan. Tetapi, kista bisa berbahaya manakala sudah berukuran besar.

    "Kista merupakan neoplasma atau pertumbuhan sel baru yang liar. Kista bisa dikatakan berisiko jika neoplasmanya ganas dan bisa mengakibatkan kanker ovarium," kata spesialis kebidanan dan kandungan dr Indra Anwar kepada Media di Jakarta beberapa waktu lalu.

    Menurut Indra, seseorang bisa saja hamil dengan kista. Lagi pula ovarium seorang perempuan ada sepasang. Jika salah satunya terganggu dan tidak berfungsi, masih ada satu lagi sehingga kehamilan masih dapat terjadi.

    "Jadi, kista berukuran besar dapat mengganggu kehamilan, bukan kesuburannya," kata dokter dari Rumah Sakit Bunda Jakarta ini lagi.

    Lebih lanjut, Indra menjelaskan kista yang memiliki diameter lebih dari 5 cm dapat melintir pada saat terjadi kehamilan. Akibatnya, kista pecah dan menimbulkan nyeri sangat hebat.

    Bila hal itu terjadi, lanjutnya, dapat menjadi nekrotik dan bisa mengakibatkan emboli hingga kematian. Itulah sebabnya kista berukuran besar harus diangkat agar tidak mengganggu dan dapat didiagnosis secara petologi. Dengan diagnosis dapat diketahui apakah kista itu jinak atau ganas.

    Jenis kista

    Indra menjelaskan, kista berupa selaput. Ada yang berisi cairan kental, dan bukan kental, yaitu dermoid. Kista dermoid berasal dari elemen ektodermal sehingga sel-selnya mirip kulit, yaitu sel epitel gepeng, tampak pula folikel rambut, kelenjar keringat, kadang-kadang elemen tulang. Potensi kista dermoid menjadi ganas relatif kecil, cuma sekitar 1-3%.

    Namun, lanjutnya, penyakit yang mengganggu kesuburan dan sering disalahartikan sebagai kista adalah endometriosis. Endometriosis memang ada yang berbentuk kista, karena itu sering disebut kista. Padahal, kista merupakan neoplasma, sementara endometriosis berupa kelenjar dinding rahim yang abnormal dan tumbuh di luar rahim.

    "Umumnya endometriosis memengaruhi kesuburan seorang wanita dan dapat berbentuk kista di indung telur," tutur Indra.

    Kista endometriosis mengganggu kesuburan karena secara mekanik dapat mengakibatkan perlengketan-perlengketan. Adanya perlengketan menyebabkan proses ovum pick-up (lepasnya sel telur yang telah matang), sehingga sulit ditangkap fimbriea (ujung tuba fallopi). Akibatnya, pembuahan sulit terjadi.

    Selain itu, kata Indra, adanya kista endometriosis. Secara imunologis kesuburan juga terhambat, karena timbulnya reaksi-reaksi kekebalan mengganggu fungsi sel telur, sperma, dan embrio secara alami.

    ''Jika dibiarkan, endometriosis akan semakin berat dan umumnya perempuan susah hamil. Dari survei, 40% perempuan yang sulit hamil diketahui memiliki endometriosis pada rahimnya.''

    Untuk itu, lanjutnya, diperlukan operasi dengan cara laparoskopi. Setelah dilakukan operasi, 70% perempuan dengan endometriosis ringan (stadium 1 dan 2) dapat kembali hamil secara normal. Sebaliknya endometriosis berat (stadium 3 dan 4) akan sulit untuk hamil secara alami meskipun telah diobati, kecuali dengan cara inseminasi buatan atau bayi tabung.

    Meskipun kista tidak mengganggu kesuburan, Indra menganjurkan untuk selalu melakukan deteksi dini berupa pemeriksaan ultrasonografi (USG). Karena, ada kemungkinan kista tersebut neoplasma ganas dan bisa mengakibatkan kanker ovarium. Seperti diketahui, kanker ovarium merupakan kanker nomor tiga penyebab kematian perempuan Indonesia setelah kanker payudara dan kanker mulut rahim.

    "Jika terjadi kanker ovarium, ada kemungkinan organ reproduksi seperti indung telur atau rahim harus dibuang sehingga tidak dapat terjadi kehamilan," ujar Indra.

    Ketika ditanya apakah kista mengganggu hubungan seksual suami istri, Indra mengatakan kista di ovarium dan vagina tidak mengganggu. Sedangkan yang terletak di luar atau di vulva, bisa mengganggu. Apalagi jika sudah terjadi peradangan, dapat mengakibatkan nyeri.

    Tetapi kista endometriosis, kata Indra lagi, dapat mengganggu kehidupan seksual karena akan timbul rasa nyeri pada saat melakukan hubungan seksual. (CR-48/H-1)

    sumber: Media Indonesia Online, Rabu, 24 Agustus 2005

    Ereksi Terganggu? Periksakan Jantung Anda!

    KapanLagi.com - Perlu diperhatikan bagi Anda, para pria yang mengalami gangguan ereksi, bahwa hal itu bukan sekedar masalah disfungsi seksual, namun bisa saja Anda juga mempunyai gangguan pada jantung Anda. Sehingga, jika Anda memeriksakan masalah disfungsi seksual tersebut pada dokter spesialis, perlu pula diperiksa dan dipantau jantung Anda, untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan pada organ tersebut.

    Disfungsi ereksi bisa memiliki banyak penyebab, termasuk gangguan kardiovaskular. Studi yang dilakukan terhadap 9.500 pria berusia 55 tahun ke atas, yang sebelumnya tidak didiagnosis mengalami gangguan jantung dan sedang mencari pengobatan terhadap gangguan ereksi, memiliki kemungkinan 25% lebih besar untuk terserang gangguan kardiovaskular dalam tempo lima tahun ke depan.

    Resiko terkena serangan jantung, stroke, atau angina dalam tempo lima tahun tersebut akan meningkat menjadi 45%, bila sebelumnya para pria itu sudah mengalami gangguan kardiovaskular. Begitu kesimpulan yang dilaporkan oleh Dr. Ian Thompson dari University of Texas Health Science Center di San Antonio, Amerika Serikat, di Journal of the American Medical Association, Desember 2005.

    "Untuk pertama kali sepanjang pengetahuan kami, data kami memperlihatkan bukti adanya kaitan antara disfungsi ereksi dan kasus kardiovaskular yang mengikutinya," kata Dr. Thompson.

    Di antara 600.000 pria AS yang berusia 40 hingga 69, yang setiap tahun mencari bantuan karena disfungsi ereksi, banyak yang tidak memperoleh layanan general check-up secara teratur. Karena itu, saat mereka mengeluhkan gangguan ereksi yang dialami, kesempatan tersebut perlu dimanfaatkan sekaligus untuk memeriksa dan memantau adanya gangguan jantung dan memberikan resep perawatan.

    Berbagai laporan mengatakan, lebih dari 10 juta pria di AS dan 100 juta di seluruh dunia mengalami gangguan yang menjurus pada disfungsi ereksi. Untuk memperoleh gambaran apakah ada kemungkinan Anda termasuk di dalam barisan yang mengalami gangguan ereksi itu atau tidak, kuis di bawah ini mungkin bisa membantu.

    Kuesioner ini dirancang untuk membantu Anda dan dokter Anda mengidentifikasi kemungkinan Anda mengalami disfungsi ereksi dan kemudian mendiskusikan terapi yang sesuai. Untuk setiap pertanyaan telah disediakan beberapa jawaban. Anda diminta memberi jawaban yang paling sesuai dengan kondisi Anda selama enam bulan terakhir. Pilihlah salah satu jawaban untuk setiap pertanyaan dengan melingkari angka yang paling sesuai dengan jawaban Anda kemudian jumlahkan skornya.

    Selama enam bulan terakhkir:

    1. Bagaimana derajat keyakinan Anda bahwa Anda dapat ereksi serta terus bertahan untuk melakukan senggama?

    Sangat rendah (1)
    Rendah (2)
    Cukup (3)
    Tinggi (4)
    Sangat tinggi (5)

    2. Pada saat Anda ereksi setelah mengalami perangsangan seksual, seberapa sering penis Anda cukup keras untuk dapat masuk ke dalam vagina pasangan?

    Tidak melakukan senggama (0)
    Tidak pernah atau hampir tidak pernah (1)
    Sesekali (kurang dari 50%) (2)
    Kadang-kadang (sekitar 50%) (3)
    Sering (lebih dari 50%) (4)
    Selalu atau hampir selalu (5)

    3. Setelah penis masuk ke dalam vagina pasangan, seberapa sering Anda mampu mempertahankan penis tetap keras?

    Tidak mencoba melakukan senggama (0)
    Tidak pernah atau hampir tidak pernah (1)
    Sesekali (kurang dari 50%) (2)
    Kadang-kadang (sekitar 50%) (3)
    Sering (lebih dari 50%) (4)
    Selalu atau hampir selalu (5)

    4. Ketika melakukan sanggama, seberapa sulitkah mempertahankan ereksi sampai ejakulasi?

    Tidak mencoba melakukan senggama (0)
    Sangat sulit sekali (1)
    Sangat sulit (2)
    Sulit (3)
    Sedikit sulit (4)
    Tidak sulit (5)

    5. Ketika Anda melakukan senggama, seberapa sering Anda merasa puas?

    Tidak mencoba melakukan senggama (0)
    Tidak pernah atau hampir tidak pernah (1)
    Sesekali (kurang dari 50%) (2)
    Kadang-kadang (sekitar 50%) (3)
    Sering (lebih dari 50%) (4)
    Selalu atau hampir selalu (5)

    Skor:

    Jika skor Anda kurang atau sama dengan 21, Anda menunjukkan gejala-gejala disfungsi ereksi. Dokter Anda akan merekomendasikan pilihan terapi yang sesuai untuk memperbaiki kondisi tersebut. (bun)

    UJIAN PAKET C : KEJAR PAKET C : PENYETARAAN SMA HUBUNGI 085227044550

    Daftar Blog Saya